Rabu, 11 Mei 2011

Tenses 1: The Simple Present Tense

     Materi pertama bahasa inggris kali ini yaitu tentang The Simple Present Tense. The Simple Present Tense adalah tenses yang puaaaling banyak digunakan, dan karena paling banyak maka pembahasannya juga akan lebih panjang.
     Arti simple yaitu sederhana, sedangkan present adalah sekarang. Jadi bisa dikatakan bahwa Simple Present adalah tenses (pola kalimat) yang digunakan untuk menceritakan waktu sekarang dalam bentuk sederhana. Nama lain daripada Present adalah BENTUK 1.
   Jadi kapanpun Anda melihat kata present dalam tenses apapun, bisa dipastikan bahwa dia menggunakan bentuk 1 – bentuk apa? ya bentuk verb, karena semua predicate itu wajib verb bukan, coba lihat posting awal grammar basic ini. Coba lihat contoh-contoh kalimat dengan Simple Present dibawah ini :
 TOBE
I am a teacher
You are a teacher
We are teachers
They are teachers

He is a teacher
She is a teacher
It is my cat


   Kalau Anda mengamati, maka kalimat diatas semuanya mengggunakan PREDICATE-1 atau predikat dalam bentuk 1, lihat saja tobe nya tidak lepas dari AM – IS – ARE. Contoh diatas adalah The simple present tense dalam bentuk nominal, karena semua kalimatnya menggunakan tobe-1. Apakah ada bentuk lainnya? Ada, yaitu The Simple Present Tense dalam bentuk VERBAL. Yaitu yang tidak memiliki tobe tapi memiliki verb. Nanti akan di terangkan. Untuk saat ini cukup kita simpulkan bahwa ada 2 (dua) jenis Simple Present yaitu :

1. Nominal Simple Present
2. Verbal Simple Present


     Untuk mengubah kalimat NOMINAL SIMPLE PRESENT kedalam bentuk negative (menyangkal) ataupun interrogative (bertanya) sangatlah mudah, amatilah kalimat dibawah ini :
(+) You are a teacher
(- ) You are NOT a teacher
(? ) Are you a teacher?

    Okey, silahkan Anda pahami lebih mendalam lagi. Sekarang kita lanjutkan pada pola kalimat VERBAL SIMPLE PRESENT – yaitu simple present yang tidak menggunakan tobe, tetapi VERB1 sebagai predicate1 nya.. Amati contoh berikut Subjective-nya :
Pronouns Example
I I work
You You work
We We work
They They work

He He works
She She works
It It works


Lihat, untuk awalan SHE, HE, IT .. verb nya menggunakan _s. Amati kembali contoh berikut ini :
He runs every morning
She teaches English
John has an English books


Untuk kata kerja yang berakhiran bunyi DESIS (hissing sounds – x, ch, s, sh), kita menggunakan akhira _es. sehingga menjadi : teaches, mixes, washes, kisses .. dsb.

Exercise 1 :
read – John reads in the morning
1. read
2. sing
3. study
4. work
5. arrive
6. leave
7. practice
8. write
9. watch
10. finish
11. mix
12. pass
13. go
14. have
15. pray

Answer keys :
3. John studies
9. John watches
10 John finishes
11. John mixes
12. John passes
13. John goes
14. John have(s) -> John has
15. John prays

 Amati kembali contoh kalimat ini :
3. (study) -> John studies
15. (pray) ->John prays
 Untuk verb study – sebelum huruf Y adalah huruf konsonan D, itulah sebabnya menjadi STUDIES
Untuk verb pray – sebelum huruf Y adalah huruf vokal A, itulah sebabnya tetap PRAYS

Exercise 2 : HAVE dan HAS
We -> We HAVE coffee in the morning
He -> He HAS coffee in the morning
1. he
2 John and Mary
3. they
4. Mr. Allen
5. she
6. Mary
7. the students
8. my brothers
9. my brother
10. You and I
11. he and she
12. Mary’s sister
13. Mary’s sisters
14. the teacher
15. people

    Dalam belajar Grammar tidak boleh terputus. Tentunya Anda sudah tahu bahwa ada 3 kelompok Tenses yaitu Present Tense, Past Tense dan Future Tense setiap kelompok masing-masing memiliki 4 tenses. Dimana untuk setiap tenses nya ada yang memiliki tipe Verbal dan Nominal. Sampai sini berhenti dulu ..jangan lanjut baca kecuali Anda yakin paham, hehe. Okey lanjut lagi, untuk Simple Present memiliki tipe Nominal atau yang predicate nya Tobe1 serta Verbal yang predicatenya Verb1. Masih paham dong, okey kita lanjut lagi. Untuk Nominal Simple Present, Anda sudah sangat memahami bagaimana menggunakan Tobe untuk setiap subjective pronounsnya, sedangkan untuk Verbal Simple Present – semua yang diawali dengan He, She, It maka verb nya mendapatkan tambahan +S sbb:
I write
You write
We write
They write

He writes
She writes
It writes

Begitupun pada kata kerja HAVE seperti He Have(s) mendapatkan tambahan (s) – sehingga kalimat tersebut menjadi HE HAS.

Perubahan Kalimat Negative dan Interrogative
I
You DON’T (
do not) GO
We
They

contoh : I don’t go, You don’t go, We don’t go, They don’t go.

Selanjutnya amati sbb:
He
She DOESN’T (does not) GO
It 


Amati, pada kalimat negative/interrogative yang berawalan He, She, It kata kerja nya (verb) nya kembali normal TIDAK MENGGUNAKAN +S lagi karena sudah ada DOES.
(+) You write
(-) You DON’T write
(?) DO you write?
(+) He writes
(-) He DOESN’T write
(?) Does he write?

Amati contoh lain
(+) You have a book
(-) You DON’T have a book
(?) DO you have a book?
(+) He has a book
(-) He DOESN’T have a book
(?) DOES he have a book?

Exercise 1 : Ubahlah kedalam kalimat (-) dan (?)
1. You have a car
2. My sister has a car
3. My sisters have a car
4. You and I learn English
5. John and Bill sing
6. The cat drinks
7. Joe has breakfast
8. Our brother teaches
9. Our brothers work
10. John’s sisters have a car

Answer Key : (jangan diliat dulu kunci jawaban ini)

My sister has a car
My sister doesn’t have a car
does my sister have a car?
My sisters have a car
My sisters don’t have a car
do my sisters have a car?
The cat drinks
The cat doesn’t drink
does the cat drink?
Joe has breakfast
Joe doesn’t have breakfast
does Joe have breakfast?
Our brother teaches
Our brother doesn’t teach
does our brother teach?
John’s sisters have a car
John’s sisters don’t have a car
do John’s sisters have a car?

Amati benar-benar, dan pastikan bahwa Anda memahami dan mampu mengatasi latihan Grammar ini dengan mudah. Yah begitulah resiko belajar Grammar, sing sabar …

Kali ini kita masuk pada fungsi atau penggunaan Tenses The Simple Present Tense sbb:
1. Menyatakan Fakta (expressing facts)
Mudahnya begini saja, coba sekarang Anda buat sedikit tulisan tentang Danau Toba, dimana Anda paparkan Danau Toba itu bagaimana dsb. Tulisan Anda disitu hampir 100% menggunakan tenses ini. Karena Anda memaparkan suatu fakta. Tenses Simple Present hanya menceritakan fakta yang tidak akan berubah dari masa lalu, ke masa sekarang, sampai masa yang akan datang.

2. Menyatakan kebiasaan (expressing habits)
Untuk yang ini Anda pasti akrab juga karena di sekolah sejak SMP sampai SMA fungsi Simple Present tidak lepas dari expressing habits atau menyatakan kebiasaan. Karena itu biasanya menggunakan yang disebut dengan Adverbs of Frequency sbb:
Adverbs of Frequency
always : selalu
usually : biasanya
often : seringkali
sometimes : kadang2
seldom : jarang
never : tidak pernah
ever : pernah
Apakah pasti? …Anda ingat baik-baik “Bicara BAHASA TIDAK ADA YANG PASTI”. Karena itu enjoy saja lah....

3. Menyatakan masa yang akan datang
Lho?? ..emang iya, itulah sebabnya sudah saya katakan sejak dini bahwa Anda tidak perlu tegang dalam belajar bahasa inggris, karena memang tidak ada yang pasti. Amati dialog ini :
Romli : besok kita ke pantai yuk mpok
Juleha : jam berapa bang?
Romli : jam 7:00 pagi aje
Juleha : waduh, besok aye pergi ke sekolah
Nah lihat kalimat yang bercetak miring? kalimat itu menggunakan Simple Present Tense walaupun ada kata BESOK. Simple Present boleh digunakan untukmenceritakan peristiwa yang akan terjadi dengan syarat bahwa ‘peristiwa itu terjadi secara rutin’ dalam kasus Juleha contohnya, dia memang ke sekolah tiap jam 7:00 pagi, dari awal Februari, Maret sampai minggu kemaren, sampai hari Kamis kemarin juga jam 7:00 makanya boleh saja dia mengatakan BESOK ..tetap menggunakan Simple Present

4. Menyatakan masa lalu
Haduh?…inilah fakta bahwa Bahasa Inggris itu memang seenak perutnya aja. Simple Present bisa digunakan untuk menceritakan masa yang akan datang, eh ..ga taunya juga bisa dipake untuk menceritakan masa lalu. Terus buat apa rumus? …ya ga tau?? ..siapa yang doyan rumus-rumusan?? yeee …
Juleha : bang, aye semalem kaga bisa tidur?
Romli : kenape mpok?
Juleha : aye lihat pocong tapi aneh banget
Romli : aneh kenape mpok?
Juleha : tuh pocong sih laki2, tapi pake gincu!!
Pada dialog diatas Juleha boleh saja menggunakan Simple Present. Tenses ini boleh digunakan untuk menceritakan peristiwa yang sudah berlalu dengan syarat untuk men DRAMATISIR

5. Menceritakan sesuatu yang sedang terjadi
Aduh?? aya-aya wae. Makanya dari awal sudah saya tekankan, buang jauh-jauh mitos yang membelenggu diri kita bahwa untuk menguasai Bahasa Inggris harus kuasai Grammar dulu. Walah, sampe botak kagak bakal kelar dah yang namanya Grammar. Coba lihat neh seorang komentator tengah menceritakan peristiwa yang sedang terjadi..
" Zidane menggiring bola, bola lalu dioper kepada Zico. Zico menendang nya kembali kepada Zidane, sekarang zidane menendangnya kembali ke Zico, ga kelar-kelar neh penonton, paye .. "
Nah komentator tersebut menggunakan Simple Present, karena peristiwanya berlangsung sangat cepat dan singkat. Kalau sudah begini untuk apa lagi Anda merasa TAKUT SALAH saat berbicara, atau saat menulis. Hajar aja dulu, karena tujuan yang paling penting di awal perjalanan bukanlah kesempurnaan grammar, mana ada grammar yang sempurna? orang bule aja ga karuan grammar nya. Yang paling penting adalah MEMBENTUK SKILL berbahasa yaitu Listening, Speaking, Reading serta Writing.
Okey?? masih perlukah belajar grammar? ya masih untuk pembentukan writing skill di akhir perjalanan. 

Berakhirlah sudah Lesson kali ini.  Sampai pada lesson-lesson yang berikutnya...


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar